Followers! :)

Jumat, 08 Maret 2013

Wish List for My Tummy

Saya mungkin benar-benar belum bisa me-move on-kan hati saya dari Jogja atau Solo ke Madiun. Me-move on-kan tubuh mungkin lebih mudah. Yaiyalah, secara tinggal beli tiket 40 ribu dan duduk diam di kereta Madiun Jaya selama kurang lebih 2,5 jam. Tapi ini masalahnya me-move on-kan hati. Saya suka pergi-pergi, tapi cuma untuk berlibur. Berlibur 'kan selama-lamanya tidak lebih dari seminggu.

Di masa per-move on-an ini, tidak jarang saya merasa kangen. Kangennya sama Jogja. 4 tahun menimba ilmu di sana, tidak mudah untuk melupakannya. Terutama makanannya yang membuat saya kangen. 4 tahun ternyata tidak cukup untuk saya menjelajah semua kuliner di Jogja. Banyak sekali kuliner yang ternyata belum saya jajal. Makanya, suatu saat kalau ada kesempatan saya harus bisa kasih tanda check! di list ini!

Jogja food wish list:
❤ Ayam geprek SGPC di dekat SGPC Bu Wiryo, belakang FKH UGM. Menurut saya sih ini lebih enak daripada ayam geprek Bu Rum di Sadhar, cabenya lebih segar, lebih pedas dan tempatnya lebih bersih.
❤ Cimol gerobakan di daerah Mrican. Ini enak banget, nggak banyak nyerap minyak, dan kenyalnya pas!
❤ Phuket Thailand Resto. Favorite menu: Bubur ayam & kerang hijau masak kemangi. Hmmmh.
❤ Fruit salad di Yogurtku (bekasnya Cheers cafe). Fruit salad & salad tuna di sini seger, dan kejunya banyak.
❤ Warung Sop Mbah Silah, di dekat kantor Geronimo. Sop ayam anget yang kaldunya kelihatan di permukaan kuahnya, ayam +terong goreng kremes disini mantep banget! Untuk anak kost, di sini hitungannya murah dan sehat.
❤ Musiro Korean Food. Disini menyediakan menu-menu Korea yang rasanya sudah disesuaikan dengan lidah orang Indonesia. Kangen banget makan Sundubu jiggae atau sup tahu pedas & toppoki atau kue beras yang dikasih saus merah plus taburan daun bawang. Biasanya kalau cuaca lagi hujan, saya suka kesini untuk menikmati menu-menu itu.
❤ Lesehan Teh Nenny di Karang Malang (sebelahan sama gerobak jus Qta). Teh Nenny yang orang Sunda ini menyediakan menu-menu rumahan. Ada macam-macam menu yang bisa dibakar, digoreng, atau dioseng. Favorit saya sih, oseng kangkung plus keong atau kerang, terong goreng tepung, dan sayur asemnya. Sambelnya juga bisa milih dan ulegan si Teteh ini dijamin selalu mantep. Oh iya, buat yang suka jengkol disini ada juga semur jengkol, Teteh yang masaknya pinter jadi nggak bau!
❤ Parsley Resto jalan kaliurang. Sajian resto dengan harga terjangkau. Banyak mahasiswa bule yang makan disini. Tempatnya juga enak, nyaman banget. Yang dikangenin di sini, Chicken Maryland! Yum!
❤ Warung Soto Ning Ratri Kentungan. Kalau cari soto Suroboyo wajib kesini. Soto koya dan rujak cingurnya enak dan mantep banget.

Belum Sempat Nyobain :(
❤ Bakmi Pak Pele
❤ Kipo, kue khas Kota Gede
❤ Menu di warung Sido Semi
❤ Sate klathak Bantul

Semoga wish list ini bisa cepat terpenuhi. 

(Katanya) Semua Butuh Belajar

Saya, 23 tahun. Iya, saya sudah 23 tahun. Terduduk di ruang tv rumah keluarga saya sambil sesekali menggaruk-garuk kaki yang gatal karena digigit nyamuk. Sudah sekitar 5 bulan saya tidak menulis di blog ini. You know what, saya menyadari ada yang kurang karenanya. Yah, jadi hari ini saya memutuskan untuk sedikit mengurai kata-kata dan menuangkannya di laman pribadi saya ini. Bukan apa-apa, saya cuma ingin menjaga agar otak saya tidak tumpul.

Oke, jadi pertanyaannya, ngapain aja selama 5 bulan itu? Jawabannya adalah, banyak. DAN yang paling penting adalah saya baru menyadari bahwa saya telah melangkah ke arah yang lebih dewasa, atau matang, atau yang dikata psikolog-psikolog mature. Kenapa saya bilang saya memasuki fase kedewasaan atau maturity? Ya, dulu waktu kita masih kecil pasti kan, pengen cepat besar, bisa kerja di kantoran, pakai baju bagus, wangi, boleh pakai make up sesuka hati, dan terlihat cantik. Kalau dulu pakai lipstik atau parfum (atau cologne?) harus malu dan sembunyi-sembunyi karena takut dikatai genit atau centil, maka hari ini, saya mendeklarasikan bahwa saya telah move on dari fase tersebut. Tiba-tiba saya telah sampai di masa yang saya impikan saat masih anak-anak.

Banyak yang berubah dari diri saya. Setelah lulus, saya berupaya untuk memperoleh pekerjaan. Ya bukan apa-apa sih, cuma biar balik modal aja. Sekolah dan kuliah mahal 'kan Bro! Setelah ikut tes sana sini, alhamdulillah ada satu yang nyangkut menjadi rejeki saya. Diterima di sebuah bank yang berstatus 'plat merah', membuat saya harus mengikuti keseluruhan proses yang telah ditentukan oleh perusahaan. Setiap keputusan, pasti ada konsekuensinya. Iya, saya juga mengalaminya. Konsekuensi dari mengambil pekerjaan ini diantaranya, harus menunda menikah selama 2 tahun (haha!) dan harus mau ditempatkan di seluruh Indonesia. Itu yang saya garisbawahi, yang lainnya saya lupa karena tidak terlalu penting, setidaknya menurut saya.

Saat ini saya masih dalam proses belajar. Setelah di-training selama +sebulan di ibukota, saya diwajibkan untuk belajar dengan mempraktekan. OJT-lah katanya. Untung saja hanya di Madiun. Tapi Madiun bukanlah kota besar yang ramai seperti Jogja, tempat saya kuliah dulu. Harus kembali jauh dari rumah, harus kost lagi, harus mengeluarkan kocek yang lumayan setiap minggu untuk naik kereta karena saya belum kerasan di sini. Keluhan sampai makian sering keluar dari mulut bahkan tak jarang di linimasa. Rencana jahat pun seringkali singgah di kepala setiap tiba saatnya kembali ke tempat OJT saya itu. 
"Seandainya saya Tuhan, saya mau buat akses jalan ke Madiun terisolasi dan saya tidak perlu kembali kesana." 
"Jepang, silakan bom Madiun, just like you did to Pearl Harbour in the world war."
Begitu isi otak saya setiap hari Minggu pagi. Saya takut dengar banyak cerita dan desas-desus, saya takut tidak bisa pindah dari sana, atau mungkin saya memang belum siap.
6 orang yang ditempatkan di Madiun 4 perempuan dan 2 laki-laki. Ada yang biasa saja, menerima, karena sudah merasa siap ditempatkan dimana saja. Ada yang sambat seperti saya dan ada juga yang pasrah-pasrah saja. Menggoda satu sama lain, menakut-nakuti untuk sekedar menertawakan kekhawatiran temannya, tertawa bersama untuk meratapi nasib kami. Semua kami jalani bersama-sama.

Sekitar 3 minggu sudah saya di Kota ini. Mungkin sekitar 2 minggu lagi OJT selesai dan saya harus memasuki fase berikutnya. Mungkin saya akan tetap di Madiun atau bisa jadi dipindahkan ke Kota lain. Saya, yang berdiri di treadmill waktu ini, mau tidak mau harus belajar. Belajar itu 'kan katanya butuh proses. Saya memang berharap bisa pindah ke tempat domisili. Namun saya harus mulai belajar menyukai kota ini dulu, in case kalau setelah OJT nanti ternyata saya harus tetap di Madiun. Start from now, semoga saya bisa segera menemukan hal-hal yang menarik dari kota Madiun untuk mengisi blog ini. Ya, ini cara satu-satunya supaya saya bisa termotivasi untuk belajar menyukai kota ini. Karena (katanya) semua butuh belajar, ya sudah. Kita coba saja!

Senin, 01 Oktober 2012

Korean Movie: Wonderful Radio (2012)

Wonderful Radio (2012), film ini sebenarnya sudah saya tonton sejak awal September, tapi baru sempat saya review sekarang. Kalo nggak di review kok rasanya kepikiran +agak nyesel gimana gitu. :p

Film ini bercerita tentang mantan penyanyi, Shin Jin Ah (Lee Min-jung) yang dulunya menjadi leader sebuah girlband yang populer bernama Purple. Namun setelah girlband-nya itu bubar, ia menjadi penyiar di sebuah stasiun radio di segmen yang bernama "Wonderful Radio". Di sini ia berjuang keras didukung oleh managernya  Cha Dae-geun (Lee Kwang-soo) untuk meningkatkan rating karena programnya terancam dihentikan. Namun setelah berusaha, rating Wonderful Radio tetap saja menurun, sehingga saat produser cuti hamil, manajer stasiun radio, Im (Kim Byung-ok), mengutus seorang yang ambisius Lee Jae-hyeok (Lee Jung-jin) untuk membawa ide baru yang lebih segar untuk meningkatkan rating Wonderful Radio.
 

 Karakter Jae-hyeok tentu saja sangat berbeda dengan Jin Ah yang santai dan masih merasa populer sebagai bintang atau 'ngartis' hehe. Sampai suatu ketika Jin Ah ditantang oleh produser barunya ini untuk membuat sebuah konsep baru untuk program Wonderful Radio. Membuat konsep baru tentu saja sulit bagi Jin Ah, namun ia berhasil menemukan ide dari ibunya yang seorang pemilik kedai di rumahnya. Konsepnya adalah membawa seseorang ke studio, kemudian bercerita dan menyanyi secara langsung yang disiarkan di radio untuk orang yang mereka sayangi. Di sini ada bermacam-macam orang yang datang untuk mengisi segmen ini, seperti tentara yang menyanyikan lagu cinta untuk wanita yang disukainya (adegan ini kocak banget :D), ada supir taksi yang menyanyikan lagu untuk almarhumah istrinya, siswi yang menyanyi untuk ibu ayah, dan ayah tirinya (ini sedih, sumpah bisa nangis). Sampai di sini segmen yang diberi nama "The Song I Sing To You" ini bisa dibilang sukses. Namun kebahagiaan Jin Ah tidak bertahan lama, In-seok (Kim Jung-tae), pemasok talent di radio tersebut sekaligus manajer dari aktris Yoon Mi-ra (Seo Young) menyabotase Jin Ah dan menggantikannya dengan Mi-ra, mantan anggota Purple yang masih marah kepada Jin Ah karena telah membubarkan Purple. Selanjutnya, nonton sendiri yaaa.. :D

Film ini dikategorikan sebagai komedi romantis, ceritanya sangat ringan, benar-benar gak perlu pake mikir sampai-sampai endingnya ketauan banget bakal gimana. Tapi ya, kualitas film ringan Korsel sama sini kan tetep aja beda ya.. Sebenarnya saya mau nonton film ini karena ada Gwang-soo yang berperan sebagai manajernya Jin Ah, saya tau film ini juga karena nonton Running Man dimana waktu itu Lee Min-jung menjadi bintang tamu.

Min-jung & Gwang-soo
Ada Kim Jong Kook & Gary juga sebagai figuran, disini lagi-lagi Gwang-soo dibully lagi. hehehe


Btw, ini hanya perasaan saya saja atau emang beneran ya. Saya merasa nada lagunya Purple yang judulnya 'Angel' itu agak mirip lagunya Ceribel yang 'Baby i love you, love u, love u so much' tapi di film ini jadi 'You are my angel, angel, angel to me'. Mirip deh. Apa cuma perasaan saya aja ya? Nah loh.

Simply Beautiful ❤

**Postingan baru di blog ini ditulis untuk mengikuti lomba Rumah Cantik Citra, Official Kontes Blog Citra**

Hope You Can Enjoy With This Post! :)

 
"Cantik". Begitu setiap wanita ingin terlihat. Sebenarnya apa sih makna dari kata "cantik" itu? Setelah menulusuri di sebuah kamus online, cantik itu diartikan sebagai kata sifat (adjective) yang berarti elok atau molek, jika mengacu pada wajah perempuan. Elok dan molek itu yang seperti apa sih? Nah, ini nih yang susah, karena di setiap negara definisi cantik itu berbeda-beda sesuai dengan adat istiadat dan budaya. Saya ingat beberapa cerita yang pernah saya lihat di televisi. Misalnya pada tahun 1800an di Eropa, wanita cantik itu harus yang tubuhnya "berisi", terutama di bagian dada dan pinggul, sedangkan pinggang harus kecil dengan memakai korset super ketat. Mungkin ada kaitannya dengan pakaiannya yang berupa gaun, jadi bisa terlihat menarik ketika memakainya. Beda lagi dengan di daratan Cina, dimana setiap wanita yang ingin dianggap cantik itu harus punya kaki yang sangat kecil. Wanita-wanita Cina ini akan menggunakan sepatu atau kain yang dibebatkan di kakinya untuk mencegah kaki tumbuh semakin besar seiring dengan bertambahnya usia. Dari kaki yang kecil ini, katanya akan membuat cara berjalan mereka menjadi angggun. Sedangkan beberapa suku di Afrika melebarkan bibir dengan melubanginya dan memasangnya dengan kayu berbentuk seperti piring, di Burma ada juga yang memasangi lehernya dengan logam yang kabarnya hingga berpuluh-puluh kilogram! Ouch! Tidak usah jauh-jauh, di Indonesia juga ada loh, seperti suku dayak yang memanjangkan telinganya dengan memasang anting-anting yang berat.




Cerita-cerita di atas mungkin cuma sedikit dari fenomena lain tentang cara yang ditempuh wanita untuk bisa mendapatkan predikat "cantik". Memang tidak ada yang salah, karena itu bagian dari tradisi dan kepercayaan mereka, tapi kita bisa membayangkan kalau kita yang harus mengikuti cara itu, pasti sakit banget kan? Pepatah lama bahwa 'beauty is pain' itu memang 100% benar. Bayangkan, wanita Eropa untuk mendapatkan pinggang yang kecil harus rela memakai korset sampai sesak napas, atau wanita Cina yang struktur tulang di kakinya menjadi abnormal demi mendapatkan kaki yang kecil, dan lain sebagainya. Semuanya ditempuh untuk bisa dianggap cantik.

Untungnya, semua itu dilakukan oleh wanita di kalangan mereka saja. Senangnya terlahir sebagai wanita di era modern masa kini, kita tidak perlu melakukan salah satu dari contoh yang saya tuliskan sebelumnya. Saat ini standar kecantikan sangat jauh berubah. Kalau dulunya ada bermacam-macam cara yang cukup unik dan sedikit aneh, saat ini tampaknya seluruh dunia punya standar yang mirip untuk kecantikan. Ya, pasti Kamu sudah tahu sendiri, kan. Kriteria cantik, terutama untuk wanita Indonesia masa kini misalnya, bertubuh langsing, tinggi,wajah mulus, kulit cerah dan halus.

Untuk kulit cerah dan halus, kita tidak perlu susah-susah seperti jaman dulu nih. Kalau dulu, mungkin para putri keraton atau bangsawan harus meracik sendiri produk-produk perawatannya, repot kan? Saat ini, sudah banyak sekali produk-produk perawatan kulit yang beredar di pasaran. Tinggal ke warung, supermarket, atau minimarket terdekat, pilih produk yang disukai, lalu bayar, siap pakai deh! Sekali lagi, betapa beruntungnya hidup sebagai wanita jaman sekarang! :)

Jenis produk perawatan kulit pun ada bermacam-macam. Untuk perawatan kulit sehari-hari, kita tentu sudah tidak asing lagi dengan yang namanya hand and body lotion. Iklim tropis di Indonesia cenderung membuat kulit kita kering dan sinar matahari yang terik mudah sekali membuat kulit kita menjadi gelap. Karena itu, rata-rata wanita suka sekali memakai hand and body lotion. Menurut survey yang dilakukan, mengungkapkan bahwa 9 dari 10 perempuan Indonesia mengaku menggunakan body lotion setiap hari, namun hanya 4 dari 9 perempuan tersebut menggunakan body lotion di malam hari. Padahal malam hari adalah waktu yang tepat bagi kulit untuk menyerap bahan aktif (http://www.whatzups.net/sensasi-baru-menggunakan-citra-night-whitening/).


Penggunaan body lotion pada malam hari juga dianjurkan loh, oleh dokter kulit. Jadi selain istirahat harus cukup agar kulit bisa meregenerasi sel, penggunaan body lotion secara teratur di malam hari juga dibutuhkan untuk membantu mengatasi masalah suplai air yang berkurang dan penambahan usia yang menyebabkan pembuluh darah berkurang. Ini kata Dr Eddy Karta, SpKK (http://www.beritasatu.com/fashion/73974-pentingnya-gunakan-lotion-di-malam-hari.html). Jadi, sudah tidak ragu lagi kan untuk memakai body lotion malam? :)

Untuk hasil yang maksimal, perawatan harus dilakukan secara teratur setiap malam ya, teman-teman.. Karena tidak ada yang instan, semuanya butuh proses. Apalagi kalo mau kulit sehat dan cerah, intinya harus telaten sabar. Oh iya, salah satu produk yang bisa kalian coba untuk perawatan kulit tubuh malam hari adalah... Jeng jeng! Citra Night Whitening Body Lotion.

 Produk ini menggabungkan dua kekuatan bahan alami yaitu ekstrak mulberry dan minyak biji anggur, juga vitamin B3 yang diformulasikan khusus untuk pemakaian malam hari dan membantu regenerasi kulit dan untuk antioksidan juga. Desain botolnya yang cantik dan terkesan mewah dengan warna ungu tua yang sepertinya mewakili warna buah mulberry dan anggur. Wanginya juga enaaak banget, lembut, segar, dan menenangkan, bikin tidur kita jadi enak dan semakin nyenyak. :D Saya sendiri sudah lama rutin menggunakan body lotion di malam hari, memang enak dan kulit jadi lebih halus dan lembab.

Oh iya, katanya sih, manfaat Citra Night Whitening ini akan dapat dinikmati juga di Rumah Cantik Citra dengan teknik pijatan yang akan memberikan sensasi relaksasi yang tepat untuk malam hari. Tapi sayangnya tidak ada di kotaku (padahal dulu ada loh T-T), semoga Rumah Cantik Citra ada lagi yah di Jogja! *wish*. Oh iya, soal harga, Citra Night Whitening Body Lotion hadir dalam empat kemasan, 60ml, 120ml, 250ml, dan 400ml. Harga mulai dari Rp 5.700 untuk kemasan terkecil hingga Rp 17 ribu untuk kemasan terbesar. Produk Indonesia berbahan alami dengan harga yang sangat terjangkau! Jadii, untuk perawatan kulit tubuh malam hari, tidak usah bingung harus pilih body lotion apa, sudah ada yang khusus untuk malam hari, dan Citra Whitening Body Lotion sudah yang paling pas banget buat kita-kita. :)

Jumat, 14 September 2012

Best Penpal Ever! (^o^)

Halo! Hari ini ngebut banget dah, sampe 3 postingan. hahaha produktif abis.. maklum habis sidang, udah legaa.. Jadi boleh dong yaa :p Ohya ini dapat direct swap lagi dari Mbak Melanie di Belanda, ini udah swap yang ke 3.Seperti biasa, Mbak Mel ngirimin saya perangko bekas serta beberapa souvenir seperti gelang, gantungan kunci, dan sepaket postcard gambar bunga bernuansa pinky, plus mint stamps dan amplopnya. Kalo dilihat-lihat sih, sepertinya bonus dari majalah agro semacam Trubus gitu kali yakalo di Indonesia, soalnya salah satu kartunya ada ad-card yang ngajak langganan majalah gitu.. Keren banget ada majalah yang ngasih bonus ginian yak di Belanda, di Indonesia gak ada media cetak yang berbonus benda pos, padahal kan bisa buat media promosi. Atau ada tapi saya aja yang gak nemu? Hmm.... :/ 

Ini diaaaa kirimannya... Cantik-cantik kaann.. :D

Btw, tadinya saya mau ngelaporin satu-satu kartu yang sudah saya terima, baik dari official postcrossing maupun direct swap, tapi karena gak ada waktu saya tunda-tunda terus deh, soalnya banyak kerjaan yang lain juga sih yaa... Tau-tau kartu yang sudah saya terima udah segepok gini aja. Selama ini saya tumpuk-tumpuk ni kartu-kartu, setelah kelar sidang baru saya bongkar lagi n iseng saya hitung, udah ada 150an aja.. Gimana mau direkap di blog satu-satu kalo gini ceritanya? T-T

Harta yang paling berharga selain keluarga :p

Yaa, paling tidak kalian semua bisa nampang di blog saya. *ngomong sama kartu-kartu.

S.E.L.O


 Sebenarnya saya suka gambar. Dulu sih waktu SD pernah ikutan sanggar lukis di Kota tempat saya dibesarkan. Inget banget dulu kalo ke sanggar naik sepeda atau jalan kaki panas-panas setiap hari Minggu jam 9 pagi. Sanggar lukisnya asyik, oleh pembinanya kita dibebasin datang dan pakai kanvas, kuas, cat minyak dan alat-alat yang bagus di sana tanpa bayar, alias gratis. Terus kalo lukisannya sudah jadi, boleh langsung dibawa pulang, terus diperlihatkan ke ortu. Tapi karena nggak sabar, kadang saya gak mau nunggu cat-nya kering dulu, maunya langsung dibawa pulang, jadilah sampe rumah warnanya belepotan. Tapi tetep aja bangga sih, namanya juga anak-anak. hehehe.

Anyway, sekarangpun saya masih suka gambar. Tapi terbatas banget, dan saya imajinasinya gak jago-jago banget, jadi ya kalo mood aja baru gambar. Tulisan ini sih cuma pengen cerita ke-selo-an saya di masa bosen kuliah atau ngerjain skripsi. Yaa, cuma coretan sih, tapi cukup banyak menghiasi buku catatan saya. Lumayan untuk membunuh waktu dan rasa bosan. ;)


Dulu waktu sekolah pernah ikutan ekskul modern dance, ini logonya tapi saya modifikasi

Pohon. Ga tau kenapa saya suka banget gambar pohon atau tumbuhan yang dimacem-macemin.
Dinosaurus & jerapah unyu

Kamis, 13 September 2012

Finally, S.IP :D

Alhamdulillah akhirnya kemarin, 13 September 2012 saya sidang skripsi. Saya sangat mempersiapkan diri untuk acara yang paling menentukan nasib saya 3 bulan ke depan. Ya, kalo gak lulus kan ngulang sidang lagi dong dan itu masih 3 bulan lagi tergantung ketentuan jurusan, siapa yang mau? Akhirnya saya niatiiin banget, dan sedikit ngotot ke diri sendiri. "Gak mau tau, kamu kudu lulus sekarang!" kata saya pada diri sendiri. 
Semuanya saya siapin mulai dari latihan presentasi di kosan (lebih tepatnya ngomong sendiri), simulasi presentasi bareng teman-teman di kampus, datang ke sidangnya teman, sampe makan yang banyak dan belanja yang puas (loh?), yang terakhir nggak ding. Hehehe. Ini beberapa foto yang sempet diambil oleh teman-teman yang ikut datang menyemangati saya, makasih yaa.. All photos by Elyzabeth Winda :)

Jadi, skripsi Anda ini............. *silakan bayangkan sendiri suasananya

Detik-detik menunggu keputusan dari tim penguji

LULUS! Senangnyaa. :D ini sama para dosen penguji
Dosen penguj & teman-teman. Makasih buanyaak, Allah bless u all. :*

Oh, iya selamat juga buat teman-teman yang juga sudah S.IP, semoga sukses dan lancar untuk ke depannya! :)

Atik Kusumawardani S.IP

Diani Sekaring Sejati S.IP
Segera dicetak edisi revisi. Coming soon. :))


Tips sukses sidang: Rajin-rajin latihan ngomong sendiri, bikin presentasi sesederhana mungkin, jawab pertanyaan seperlunya aja, jangan bersikap ngeyel nyebelin kalo dikritik dan dikasi tau yang bener sama dosen penguji. :D
Blue Flower Design Pointer